Proses Terjadinya HipertensiProses Terjadinya Hipertensi,- Hipertensi lebih banyak dikenal oleh orang dengan sebutan tekanan darah tinggi. Sebelum penjelasan lebih detail perlu diketahui beberapa pengertian di bawah ini :

  • Tekanan darah adalah daya dorong ke semua arah pada seluruh permukaan yang tertutup pada dinding bagian dalam jantung dan pembuluh darah (Ethel, 2003: 238)
  • Curah jantung adalah jumlah darah yang dipompakan jantung ke dalam pembuluh darah aorta atau pembuluh arteri utama yang menghubungkan jantung dengan semua organ utama tubuh seperti otak, perut, ginjal dalam satu menit
  • Tekanan darah perifer merupakan daya dorong ke pembuluh darah tepi misalnya permukaan kulit.

Tekanan darah dipengaruhi oleh curah jantung dan tekanan perifer.

Advertisements

Berbagai faktor yang mempengaruhi curah jantung dan tekanan perifer akan mempengaruhi tekanan darah seperti :

  • Asupan garam yang tinggi,
  • Faktor genetik,
  • Stres,
  • Obesitas,
  • Jenis kelamin,
  • Usia,
  • Kebiasaan merokok.

Selain curah jantung dan tahanan perifer sebenarnya tekanan darah dipengaruhi juga oleh tebalnya atrium kanan, tetapi tidak mempunyai banyak pengaruh.

Mekanisme terjadinya hipertensi adalah :

  • Melalui terbentuknya angiotensin II dari angiotensin I olehangiotensin I converting enzyme (ACE). (Angiotensin adalah sebuah dipsogen dan hormon oligopeptida di dalam serum darah yang menyebabkan pembuluh darah mengkerut hingga menyebabkan kenaikan tekanan darah.
  • Angiotensin merupakan stimulan/perangsang bagi sekresi/keluarnya aldosteron dari adrenal korteks, dan merupakan bagian dari sistem RAA (renin-angiotensin-aldosteron).
  • Prekursor angiotensin adalah angiotensinogen yang disekresi oleh hati, yang akan berubah menjadi angiotensin I dan oleh enzim “Angiotensin Convertizing Enzim” akan diubah menjadi Angiotensi II) Enzim “Angiotensin Convertizing Enzim” (ACE) memegang peran fisiologis penting dalam mengatur tekanan darah.
  • Darah mengandung angiotensinogen yang diproduksi di hati.
  • Selanjutnya oleh hormon, renin (diproduksi oleh ginjal) akan diubah menjadi angiotensin I. Oleh ACE yang terdapat di paru-paru, angiotensin I diubah menjadi angiotensin II.
  • Angiotensin II inilah yang memiliki peranan kunci dalam menaikkan tekanan darah melalui dua aksi utama.

Aksi pertama adalah :

  • Meningkatkan sekresi hormon antidiuretik (ADH) dan rasa haus.
  • ADH diproduksi di hipotalamus (kelenjar pituitari) dan bekerja pada ginjal untuk mengatur osmolalitas atau kepekatan dan volume urin/air seni.
  • Dengan meningkatnya ADH, sangat sedikit urin yang diekskresikan ke luar tubuh (antidiuresis), sehingga menjadi pekat dan tinggi osmolalitasnya.
  • Untuk mengencerkannya, volume cairan ekstraseluler akan ditingkatkan dengan cara menarik cairan dari bagian intraseluler.
  • Akibatnya, volume darah meningkat yang pada akhimya akan meningkatkan tekanan darah.

Aksi kedua adalah :

  • Menstimulasi/merangsang sekresi/keluarnya hormon aldosteron (hormon yang dikeluarkan oleh korteks adrenal/ginjal yang mempengaruhi tekanan darah dan keseimbangan garam) dari korteks adrenal ( lapisan luar dari kelenjar adrenal/ginjal yang menghasilkan hormon steroid, di antaranya kortisol glukokortikoid dan hormon-hormon seks).
  • Aldosteron merupakan hormon steroid yang memiliki peranan penting pada ginjal.
  • Untuk mengatur volume cairan ekstraseluler ( cairan diluar sel), aldosteron akan mengurangi ekskresi/keluarnya NaCl (garam) dengan cara mereabsorpsinya (proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan) dari tubulus ginjal.
  • Naiknya konsentrasi NaCl (garam) akan diencerkan kembali dengan cara meningkatkan volume cairan ekstraseluler (cairan di luar sel) yang pada gilirannya akan meningkatkan volume dan tekanan darah.

Sumber: Proses Terjadinya Hipertensi

Baca Juga:

Gejala pada tekanan darah tinggi yang memasuki stadium kronis atau akut dan menimbulkan gejala seperti diatas, membuat beberapa penderita hipertensi ini sampai dalam keadaan koma.

Apabila dilakukan pemeriksaan secara fisik, umumnya tidak ditemui kelainan apapun selain tekanan darah semakin tinggi, namun dapat pula ditemukan perubahan pada retina mata, seperti terjadi perdarahan, eksudat (kumpulan cairan), penyempitan pembuluh darah, dan pada keadaan yang sangat kronis mengakibatkan edema pupil mata.

obat herbal hipertensi

sistem kerja produk

  1. Menurunkan tekanan darah
  2. membuang kolesterol jahat dalam darah, yang menjadi penyebab darah tinggi
  3. memperbaiki sistem pembuluh darah
  4. mengendurkan otot-otot tegang dan meredakan sakit kepala.

selama terapi pengobatan pantangan makanannya

  • garam, msg, pengawet, pewarna, makan lemak tinggi terutama daging, kopi, tape, nangka, durian, nanas, merica.

Cara Pemesanan : SMS ke 081278351356 / 087899161334, tuliskan : Pesan Obat Pengobatan Herbal Penyakit Hipertensi, Jumlah yang dipesan, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Contoh SMS :
Pesan Obat Pengobatan Herbal Penyakit Hipertensi, 1 paket , Jl. Kalibaru Timur Rt 004/01 Pasar Nangka Kel. Utan Panjang Kec. Kemayoran, Jakarta 10620

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Herbal  ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Incoming search terms:

  • jelaskan proses hipertensi
  • proses penyakit hipertensi
  • jelaskan proses terjadinya hipertensi
  • proses terjadi hipertensi
  • mekanisme terjadinya hipertensi
  • proses terjadinya darah tinggi
  • prises hipertensi
  • terjadinya hiper tensi proses peningkatan hormon Ldosteron dan renin
  • jelaskan terjadinya hipertensi
  • hipertensi enzim renin

Related items is presented by WP Related Items Plugin.
Advertisements